BEI Sultra Gelar Sekolah Pasar Modal, Tingkatkan Literasi Investasi Masyarakat
Admin
Jurnalis Ruangsulawesi
Ruangsulawesi.com, KENDARI – Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Sekolah Pasar Modal (SPM) Level 1 sebagai upaya meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat mengenai investasi di pasar modal. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat mengenal investasi secara lebih terarah, rasional, dan bertanggung jawab.
Kepala BEI Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra), Bayu Saputra mengatakan, Sekolah Pasar Modal Level 1 menjadi salah satu sarana edukasi bagi masyarakat untuk memahami dasar-dasar pasar modal Indonesia, termasuk fungsi pasar modal, instrumen investasi, serta mekanisme perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.
Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan dengan peran pasar modal dalam mendukung perekonomian nasional sekaligus membuka alternatif bagi masyarakat untuk mengelola keuangan dan merencanakan tujuan finansial jangka panjang.
Peningkatan literasi keuangan merupakan langkah penting agar masyarakat memiliki pemahaman yang memadai sebelum mengambil keputusan investasi.
“Melalui Sekolah Pasar Modal, kami ingin masyarakat memahami bahwa investasi bukan sekadar mengikuti tren atau mengejar keuntungan dalam waktu singkat. Calon investor perlu mengenali instrumen investasi, memahami risiko, serta mengambil keputusan berdasarkan informasi yang benar,” ujarnya saat memberikan materi secara daring pada Jum'at (23/10/2026).
Dalam pelaksanaannya, materi Sekolah Pasar Modal Level 1 mencakup pengenalan pasar modal Indonesia, fungsi dan peran BEI, jenis-jenis instrumen investasi, serta prinsip dasar berinvestasi di pasar modal.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mengenali profil risiko, menetapkan tujuan investasi, dan memastikan legalitas pihak yang menawarkan produk investasi. Edukasi ini menjadi relevan di tengah meningkatnya akses masyarakat terhadap berbagai platform investasi digital.
BEI Sulawesi Tenggara berharap kegiatan tersebut dapat memperluas jangkauan edukasi pasar modal, khususnya bagi masyarakat yang baru mulai mengenal investasi. Pemahaman yang baik diharapkan membantu calon investor membedakan investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risikonya dari penawaran investasi ilegal yang berpotensi merugikan.
"Ke depan, edukasi pasar modal diharapkan terus berkembang melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, komunitas, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dengan demikian, pertumbuhan jumlah investor dapat diiringi peningkatan kualitas pemahaman serta perilaku investasi yang sehat," tutup Bayu Saputra. (Red)
Berita Terkait
BPS Catat pada Oktober 2026, Sultra Alami Inflasi Sebesar 4,74%
📅 9 hours ago
Sultra Raih Satya JKN Awards 2026, Bukti Komitmen Perkuat Program JKN
📅 1 day ago
Perkuat Inklusi Keuangan Bank Sultra Luncurkan Layanan Prioritas Suprime dan Safe Deposit Box
📅 1 week ago
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Raih Penghargaan atas Dukungan Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Kampung Lontara
📅 1 week ago