BI Sulawesi Tenggara Komitmen Jaga Ketersediaan Uang Rupiah Layak Edar hingga Wilayah 3T
Admin
Jurnalis Ruangsulawesi
Ruangsulawesi.com, KENDARI - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tenggara (Sultra) berkomitmen untuk menjaga ketersediaan uang rupiah layak edar hingga ke wilayah kepulauan dan daerah 3T. BI Sultra berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut menyelenggarakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Edwin Permadi menyampaikan bahwa kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 digelar di Wakatobi menggunakan KRI Pulau Rimau 724 yang berlangsung pada 5 hingga 11 Mei 2026 dengan menjangkau lima pulau wilayah Kabupaten Wakatobi yaitu Pulau Wangi-wangi, Pulau Kaledupa, Pulau Tomia, Pulau Binongko, dan Pulau Runduma.
BI Sulawesi Tenggara menyiapkan total modal kerja sebesar Rp20 miliar untuk diedarkan dan didistribusikan kepada masyarakat melalui penukaran uang rupiah. Penyediaan uang rupiah layak edar, diharapkan dapat menggantikan uang lusuh yang tidak layak edar di masyarakat.
"Langkah itu, dilakukan BI untuk mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat pemahaman bahwa rupiah merupakan satu-satunya alat pembayaran yang sah dan wajib digunakan di seluruh wilayah NKRI," kata Edwin Permadi pada Selasa, (5/5/2026).
Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sultra bersama TNI AL, Pemerintah Daerah, Kementerian atau Lembaga dan pemangku kepentingan terkait akan terus memperkuat sinergi guna memastikan ketersediaan uang rupiah yang berkualitas dan layak edar. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran perekonomian masyarakat, memperkuat kedaulatan ekonomi, serta menjaga keutuhan NKRI.
Edwin Permadi mengatakan, selain layanan kas keliling, Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 juga dirangkaikan dengan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, Open Ship Experience bagi siswa dan siswi pelajar, serta kegiatan sosial bagi masyarakat. Kehadiran rupiah di wilayah 3T tidak hanya mendukung kelancaran transaksi ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kedaulatan negara yang harus terus dijaga di seluruh wilayah NKRI.
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 juga membawa misi untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Hal ini sejalan dengan capaian indeks Awareness CBP Rupiah wilayah kerja Bank Indonesia Sultra pada tahun 2025 yang mencapai 84,90, termasuk dalam kategori Baik.
"Capaian itu lebih tinggi dibandingkan indeks nasional sebesar 77,74 dan menjadi yang tertinggi di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua. Capaian positif ini perlu terus diperkuat agar pemahaman, sikap, dan perilaku masyarakat terhadap rupiah semakin meningkat khususnya di Sultra," jelas Edwin Permadi. (red)
Berita Terkait
OJK Catat Triwulan I 2026, Industri Jasa Keuangan Sultra Tumbuh Positif
📅 5 days ago
Pertamina Sulawesi Distribusikan 1.000 Paket Sembako Bersubsidi untuk Warga Kendari
📅 6 days ago
Pertamina Sulawesi Salurkan 1.000 Paket Sembako melalui Program Pasar Murah di Makassar
📅 1 week ago
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tambah 392.910 Pasokan LPG 3 Kg
📅 1 week ago