Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Melalui IT Bitung Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas melalui PADU dan Kerajinan Limbah Kelapa
Ekonomi dan Bisnis πŸ“… 18 October 2026, 08:39 πŸ‘οΈ 60x dibaca

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Melalui IT Bitung Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas melalui PADU dan Kerajinan Limbah Kelapa

A

Admin

Jurnalis Ruangsulawesi

Ruangsulawesi.com, Bitung - Sebagai perusahaan penyalur energi nasional, Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Salah satunya diwujudkan melalui program Pusat Ajar Disabilitas Unggul (PADU) yang dijalankan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung. Bersama kelompok binaan KALEB Community, program ini mengolah limbah kelapa yang selama ini kerap dianggap sebagai material sisa menjadi kerajinan bernilai ekonomi. 

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan inisiatif tersebut sekaligus menjadi wadah bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan, menghasilkan produk kreatif, serta membuka peluang usaha produktif yang inklusif dan berkelanjutan.

Dijelaskan, upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Trainers of Trainer (ToT) dan pelatihan pembuatan kerajinan berbahan limbah kelapa. Para tutor terlebih dahulu memperoleh pelatihan dari tenaga profesional agar memiliki bekal keterampilan dan pengetahuan untuk mendampingi proses produksi anggota kelompok. 

"Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan kerajinan yang melibatkan penyandang disabilitas, termasuk teman tuli dan penyandang disabilitas fisik," ungkapnya, Sabtu (17/10). 

Dalam pelaksanaannya, pembagian peran mempertimbangkan keterampilan, minat, serta kebutuhan aksesibilitas masing-masing anggota. Teman tuli terlibat dalam pembuatan kerajinan bersama fasilitator, sementara anggota lainnya dapat mengambil peran dalam pemasaran, komunikasi produk, dan aktivitas usaha sesuai kemampuan masing-masing. 

"Penyesuaian tempat kerja dan peralatan turut menjadi perhatian untuk mendukung kenyamanan, keselamatan, dan aksesibilitas selama kegiatan berlangsung," jelasnya. 

Lilik menuturkan bahwa PADU diarahkan untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas agar dapat mengembangkan keterampilan dan terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi.

β€œPemberdayaan yang berkelanjutan perlu memberikan ruang bagi setiap orang untuk mengembangkan potensi dan mengambil peran sesuai kemampuannya. Melalui PADU, Pertamina mendukung peningkatan keterampilan penyandang disabilitas sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan usaha yang memiliki nilai ekonomi. Kami berharap pendampingan ini dapat menjadi pijakan bagi KALEB Community untuk semakin mandiri dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ucap Lilik.

Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui IT Bitung juga mendorong pengembangan KALEB Community agar memiliki peluang usaha dan jangkauan pemasaran yang lebih luas. Salah satu gagasan yang tengah dijajaki adalah menjadikan KALEB Community sebagai destinasi wisata edukatif yang memperkenalkan kerajinan berbahan limbah kelapa sekaligus pengalaman berinteraksi secara inklusif dengan penyandang disabilitas.

Konsep tersebut direncanakan memadukan lokakarya pembuatan kerajinan, pengenalan bahasa isyarat bersama teman tuli, serta pengalaman menikmati kopi dari Cue Cafe, salah satu unit usaha KALEB Community. Pengunjung juga diharapkan berpeluang membawa pulang produk kerajinan hasil karya anggota kelompok binaan. 

"Melalui PADU, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendorong pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan peningkatan kapasitas, pengembangan peluang ekonomi, dan pemanfaatan potensi lokal. Pengembangan KALEB Community diharapkan dapat berlanjut dari kegiatan pelatihan menuju usaha yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus memperluas kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan sosial serta ekonomi di Kota Bitung," tutupnya. (red)

Tagar: #pertamina

Bagikan artikel ini: