SESMO Bangun PLTS di Kawasan IMIP, Investasi Capai Rp3,37 Triliun
Admin
Jurnalis Ruangsulawesi
Ruangsulawesi.com, Morowali — PT Sumber Energi Surya Nusantara (SESMO), telah memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dengan nilai investasi mencapai US$210 juta atau sekitar Rp3,36 triliun (kurs Rp16 ribu).
Proyek itu didukung oleh pembiayaan yang dipimpin oleh PT Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai bookrunner, yang menyusun struktur pembiayaan dan mengkoordinasikan lembaga keuangan yang terlibat. Fasilitas PLTS ini, untuk memastikan pasokan listrik bersih yang andal bagi industri-industri berintensitas energi tinggi di dalam kawasan IMIP.
Direktur utama PT SESMO, Rico Syah Alam mengatakan, pembangunan PLTS ini mencerminkan kesiapan proyek baik dari sisi teknis maupun finansial. Pihaknya memastikan proyek berjalan sesuai rencana dan berkontribusi pada dekarbonisasi industri di Indonesia.
Pembangunan dijadwalkan berlangsung sepanjang tahun 2026 dan diproyeksikan bakal mulai beroperasi secara komersial pada awal 2027. Langkah ini untuk mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbahan bakar batu bara.
Sementara, Deputi Direktur Operasional PT IMIP, Yulius Susanto mengatakan, PLTS menghasilkan listrik dari energi matahari tanpa pembakaran bahan bakar fosil saat operasional berlangsung. Emisi karbon operasionalnya sangat rendah dibanding pembangkit batu bara atau diesel. Di sisi lain, inisiatif ini menjadi respon terhadap arah kebijakan pemerintah dalam memacu pemanfaatan energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon.
“Pembangunan PLTS di PT Sesmo dengan luas lahan 224 ha, berkapasitas 200 MWp dan penyimpanan baterai 80 Mw, untuk mendukung teknologi energi bersih menuju industri yang berkelanjutan,” kata Yulius Susanto, Senin (11/5/2026).
PLTS berfungsi sebagai sumber energi tambahan yang secara bertahap membantu mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbasis batu bara. Listrik yang dihasilkan PLTS ini terutama digunakan untuk kebutuhan operasional pabrik dan perkantoran PT Sesmo. Skema pemakaian mandiri dengan penyaluran surplus memungkinkan pemanfaatan energi surya berjalan lebih optimal sekaligus membantu menstabilkan sistem kelistrikan di kawasan IMIP.
"Inisiatif ini mendukung peningkatan kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) perusahaan, sebagai salah satu indikator penting daya saing industri di tingkat global.
Ke depan, pengembangan PLTS di kawasan IMIP diharapkan dapat terus ditingkatkan seiring bertambahnya kapasitas dan kemajuan teknologi penyimpanan energi,” kata Yulius. (Red)
Berita Terkait
PT IMIP Perkuat Pengawasan dan Bangun Budaya K3
📅 2 weeks ago
Pacu Teknologi Hijau, PLTS Kawasan IMIP Bangun Kapasitas 200 MWp
📅 3 weeks ago
Perbendaharaan Sulawesi Tenggara Catat Penyaluran MBG Capai Rp725,41 Miliar
📅 3 weeks ago
Dorong Peningkatan Ekonomi Bahodopi, Belanja Pekerja IMIP Tembus Rp5,9 Triliun per Tahun
📅 4 weeks ago