OJK Bersama TPAKD Wakatobi Perkuat Sinergi Percepatan  Program Prioritas Inklusi Keuangan
Ekonomi dan Bisnis 📅 17 June 2026, 22:14 👁️ 68x dibaca

OJK Bersama TPAKD Wakatobi Perkuat Sinergi Percepatan Program Prioritas Inklusi Keuangan

A

Admin

Jurnalis Ruangsulawesi

Ruangsulawesi.com, Kendari - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Wakatobi menyelenggarakan Rapat Evaluasi TPAKD sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mengevaluasi implementasi program kerja, memperluas akses keuangan masyarakat, serta mengoptimalkan realisasi dukungan pembiayaan terhadap program-program prioritas TPAKD Tahun 2026.

Kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem keuangan daerah yang inklusif melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Selain mengevaluasi capaian program, rapat juga menjadi forum untuk menyusun langkah strategis dalam mendukung peningkatan akses masyarakat terhadap layanan jasa keuangan formal sekaligus mendukung pencapaian target inklusi keuangan nasional sebesar 93 persen pada tahun 2029. 

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, melalui Manajer Madya Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis (PEPK dan LMSt), Desiyani Patra Rapang, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Wakatobi dan seluruh anggota TPAKD yang secara konsisten mendorong implementasi berbagai program prioritas percepatan akses keuangan 

"Perluasan program prioritas TPAKD Wakatobi pada tahun 2026 mencerminkan komitmen yang kuat dalam memperluas akses keuangan masyarakat. OJK akan terus mendukung melalui penguatan koordinasi, pendampingan, dan evaluasi agar setiap program berjalan secara efektif serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah," ujar Desiyani, Rabu (17/6/2026).

Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi yang dibangun melalui TPAKD diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan keuangan formal, mulai dari pembiayaan usaha, transaksi keuangan digital, investasi yang legal dan berizin, hingga perluasan perlindungan sosial. 

Dengan demikian, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan sesuai kebutuhan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. 

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Wakatobi, Darwis Rachim, menegaskan bahwa keberhasilan implementasi program TPAKD memerlukan komitmen dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. 

"Program TPAKD bukan sekadar memenuhi target administrasi, melainkan menjadi instrumen strategis dalam mempercepat kemandirian ekonomi masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan dan layanan keuangan bagi pelaku UMKM serta masyarakat hingga ke wilayah kepulauan," ujar Darwis. 

Ditempat yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Wakatobi, La Ode Saharumu, menyampaikan kesiapan BAZNAS untuk terus mendukung penguatan akses pembiayaan produktif bagi pelaku usaha mikro melalui sinergi dengan TPAKD. 
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan bantuan modal usaha produktif yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, lembaga jasa keuangan yang hadir menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat inklusi keuangan di Kabupaten Wakatobi melalui perluasan akses layanan keuangan, peningkatan penyaluran pembiayaan bagi pelaku UMKM, optimalisasi layanan keuangan tanpa kantor (Laku Pandai), pengembangan akses investasi yang legal, serta perluasan kepesertaan program perlindungan sosial. 

"Upaya tersebut juga diarahkan untuk memperluas jangkauan layanan hingga tingkat desa guna mendukung pemerataan pembangunan ekonomi daerah," ucapnya.

Sebagai tindak lanjut, TPAKD Kabupaten Wakatobi menyepakati mekanisme monitoring dan evaluasi secara berkala melalui penyampaian laporan realisasi program oleh masing-masing Lembaga Jasa Keuangan setiap triwulan. 

Selain itu, seluruh lembaga penyalur juga didorong untuk mempercepat penyampaian data capaian rekening pelajar sebagai bagian dari proses penilaian KEJAR Award 2. (Red) 

Tagar: #OJK Sultra #TPKAD Wakatobi #Inklusi keuangan

Bagikan artikel ini: