Sensus Ekonomi Resmi di Mulai, BPS Sultra Terjunkan 2.600 petugas Sensus
sultra 📅 17 June 2026, 11:20 👁️ 57x dibaca

Sensus Ekonomi Resmi di Mulai, BPS Sultra Terjunkan 2.600 petugas Sensus

A

Admin

Jurnalis Ruangsulawesi

Ruangsulawesi.com, KENDARI - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi mencanangkan pelaksanaan lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang di laksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan menerjunkan sebanyak 2.600 petugas. 

Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengatakan, 
 pelaksanaan SE2026 menyasar seluruh unit usaha dan ekonomi keluarga. Hal tersebut mengawali langkah besar untuk mencatat perekonomian bangsa. 

"Jadi per tanggal 15 Juni 2026 pendataan sensus ekonomi resmi di laksanakan dengan jumlah petugas sebanyak 2600 orang," ungkapnya, Senin (15/6/2026). 

Dijelaskan, sensus ekonomi 2026 adalah kerja besar yang dilaksanakan 10 tahun sekali yang diamanatkan kepada BPS. Sensus ekonomi kali ini dilaksanakan selama dua stengah bulan dari 15 junior sampai 31 Agustus 2026 dengan melibatkan 2600 petugas lapangan. 

"Ada 3 hal yang penting dalam pelaksanaan sensus yaitu TIR. Artinya terima petugas sensus, kemudian isi data dengan benar, dan yang ketiga itu rahasia data pasti terjaga," ujarnya. 

Sonny menuturkan, sensus ekonomi bukan program milik BPS semata, melainkan instrumen milik bangsa Indonesia. 

"Kami mengimbau seluruh elemen kepemimpinan daerah mulai dari bupati, wali kota, camat, hingga kepala desa untuk aktif mengawal jalannya SE2026," ucapnya. 

Sonny mengungkapkan, sensus tahun 2026 berbeda dengan yang sebelumnya, di mana SE2026 mengusung inovasi metode baru di mana untuk pertama kalinya cakupan sensus diperluas dengan mengintegrasikan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai komponen utama.

"Perluasan ini dinilai sangat krusial mengingat sektor-sektor tersebut merupakan pilar penggerak ekonomi di Sulawesi Tenggara," jelasnya. 

Sementara itu, Wakil Gubernur Sultra Hugua menambahkan dalam sensus ekonomi 2026 akan melahirkan data yang akurat sehingga sebanyak 2800 sektor usaha akan terdata bagus dan pasti terdata lebih jelas mana usaha kelas atas dan usaha menengah kelas bawah sehingga kebijakan pemerintah lebih tepat. 

"Sultra berada di al ketiga yaitu penghubung antara wilayah peradaban di wilayah Asia, Cina, Korea dan seterusnya lalu ke Pasifik. Sehingga data-data ini bagi kami melihatnya di samping data provinsi tetapi juga bisa menjadi data nasional yang bisa di lihat di posisi Sultra di Al ketiga ini," tegasnya. (Red)

Tagar: #BPS Sultra #Sensus2026 #ekonomi #Petugas Sensus

Bagikan artikel ini: